Senin, 11 Maret 2013

Makrifatullah

Islam yang telah Allah ta’ala ridhokan untuk menjadi agama kita, dan disampaikan melalui utusan-Nya Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wasallam  merupakan satu syariat yang mencakup persoalan hidup lahir dan batin. Syariat lahir disebut syariat. Syariat batin disebut tasawuf yang meliputi tharikat, hakikat dan makrifat. Hal itu sangat sesuai dengan struktur kejadian manusia itu sendiri yang merupakan kombinasi antara jasad lahir dan jasad batin. Lihat Selengkapnya

Suhuf Ibrahim & Musa

Allah Subhanahu Wata’ala berfirman “Aku bersaksi untuk DiriKu sendiri sesungguhnya tidak ada Sesembahan selain Aku yang Esa, tidak ada sekutu bagiKu, Muhammad adalah hambaKu dan utusanKu. Barang siapa yang tidak Ridho dengan kepastianKu, dan tidak sabar terhadap ujianKu, dan tidak bersyukur akan nikmatKu, dan tidak Qona’ah dengan pemberianKu, maka hendaklah ia mencari sesembahan selainKu. Lihat Selengkapnya

Sabtu, 12 November 2011

Ayah


Ayah ingin engkau punya lebih banyak kesempatan daripada diriku
Menghadapi lebih sedikit kesulitan,
Lebih tidak tergantung pada siapapun
Dan (tapi) selalu membutuhkan kehadiranku.


Ayah hanya menyuruhmu mengerjakan pekerjaan yang engkau sukai.
Ayah membiarkanmu menang dalam permainan ketika engkau masih kecil,
Tapi ayah tidak ingin engkau membiarkan ayah menang ketika kamu sudah besar.
Ayah jarang ada di album foto keluarga, karena ayah yang selalu memotret.

Ayah selalu tepat janji
Ayah akan memegang janji untuk membantu seorang teman,
Meskipun ajakanmu untuk pergi memancing sebenarnya lebih menyenangkan.
Ayah akan tetap merawat sepeda pertamamu selama bertahun-tahun,
Meskipun engkau telah bosan, karena ayah tetap ingin melihatmu memakai sepeda itu.

Ayah selalu sedikit sedih ketika melihat anak-anak ayah pergi bermain dengan temanmu
Karena ayah sadar itu adalah akhir masa kecilmu.


Ayah mulai merencanakan hidupmu ketika tahu bahwa mamamu hamil (mengandungmu),
Tapi begitu engkau lahir, ayah mulai membuat revisi.
Ayah membantu membuat impianmu jadi kenyataan
Bahkan ayahpun biasa meyakinkanmu untuk melakukan hal-hal yang mustahil,
Seperti mengapung di atas air setelah ayah melepaskanmu

Ayah mungkin tidak tahu jawaban segala sesuatu, tapi ayah membantumu mencarinya.
Ayah mungkin tampak galak di matamu,
Tetapi di mata teman-temanmu ayah tampak lucu dan menyayangi.
Ayah sulit menghadapi rambut ayah yang memutih
Jadi ayah menyalahkan minyak rambut ayah ketika muda


Ayah selalu senang membantumu menyelesaikan PR,
Kecuali PR matematika terbaru.
Ayah lambat mendapat teman, tapi ayah sahabatmu seumur hidup

Ayah benar-benar senang membantu seseorang
Tapi ayah sukar meminta bantuan.
Ayah terlalu lama menunda untuk membawa mobil ke bengkel,
Karena ayah merasa dapat memperbaiki sendiri segalanya.

Ayah di dapur. Membuat memasak seperti penjelajahan ilmiah.
Ayah punya rumus-rumus dan formula racikan sendiri,
Dan hanya ayah sendiri yang mengerti
Bagaimana menyelesaikan persamaan-persamaan rumit itu.
Dan hasilnya?... .hhhhmmm..." tidak terlalu mengecewakan"

Ayah akan sesumbar,
Bahwa ayahlah satu- satunya dalam keluarga yang dapat memasak telur dadar terenak
Ayah mungkin tidak pernah menyentuh sapu ketika masih muda,
Tapi ayah bisa belajar dengan cepat.

Ayah sangat senang kalau seluruh keluarga berkumpul untuk makan malam
Walaupun harus makan dalam remangnya lilin karena lampu mati.
Ayah paling tahu bagaimana mendorong ayunan cukup tinggi untuk
Membuatmu senang tapi tidak takut.

Ayah akan memberimu tempat duduk terbaik
Dengan mengangkatmu dibahu ketika pawai lewat.
Ayah tidak akan memanjakanmu ketika engkau sakit,
Tapi ayah akan menungguimu semalaman.
Siapa tahu engkau membutuhkan ayah


Ayah menganggap orang itu harus berdiri sendiri,
Jadi ayah tidak mau memberitahumu apa yang harus engkau lakukan,
Tapi ayah akan menyatakan rasa tidak setuju ketik itu perlu

Ayah percaya orang harus tepat waktu.
Karena itu ayah selalu lebih awal menunggumu di depan rumah
Dengan sepeda motor / mobil ayah,
Untuk mengantarkanmu di hari pertama masuk sekolah


Ayah itu Murah Hati

Ayah akan melupakan apa yang ayah inginkan,
Agar bisa memberikan apa yang engkau butuhkan
Ayah membelikanmu jajanan yang engkau inginkan,
Dan ayah akan menghabiskannya kalau engkau tidak suka
Ayah  menghentikan apa yang sedang dikerjakan,
Kalau engkau ingin bicara


Ayah selalu berfikir dan bekerja keras untuk membayar uang sekolahmu tiap semester,
Meskipun engkau tidak pernah membantu ayah menghitung berapa banyak kerutan di dahi ayah
Bahkan ayah akan tersenyum mendengarkan nasehatmu
Untuk menghentikan kebiasaan merokok ayah
Ayah mengangkat beban berat dari bahumu
Dengan merengkuhkan tangan ayah disekeliling beban itu

Ayah akan berkata  “tanya pada mama”
Ketika ayah ingin berkata “tidak"
Ayah tidak ingin marah,
“Tetapi muka ayah akan sangat merah padamu ketika anak gadis ayah menginap di rumah temanmu”.
Dan ayahpun hampir tidak ingin marah, “Kecuali ketika anak lelaki ayah kepergok menghisap rokok dikamar mandi”
Ayah mengatakan  “Tidak apa-apa mengambil sedikit resiko asal engkau sanggup kehilangan apa yang engkau harapkan”

Pujian terbaik bagi seorang ayah
Adalah ketika ayah melihatmu melakukan sesuatu persis seperti cara ayah
Ayah lebih bangga pada prestasimu, daripada prestasi ayah sendiri
Ayah hanya akan menyalamimu
Ketika pertama kali engkau pergi merantau meningalkan rumah,
Karena kalau ayah sampai memelukmu
Mungkin ayah tidak akan pernah bisa melepaskanmu



Ayah mengira seratus adalah tip
Seribu adalah uang saku
Gaji pertamamu terlalu besar untuk ayah

Ayah tidak suka meneteskan air mata
Ketika engkau lahir dan ayah mendengar engkau menangis untuk pertama kalinya,
Ayah sangat senang sampai-sampai keluar air dari mata ayah
(ssst..tapi sekali lagi ini bukan menangis)

Ketika engkau masih kecil, ayah bisa memelukmu untuk mengusir rasa takutmu
Ketika kau mimpi berkelahi dengan lawan yang jauh lebih besar darimu
Tapi ternyata ayah bisa menangis dan tidak bisa tidur sepanjang malam
Ketika anak gadis kesayangan ayah di rantau tak memberi kabar selama hampir satu bulan.

Pesan terbaik untukmu :
" Kalau engkau ingin mendapatkan pedang yang tajam dan berkwalitas tinggi, janganlah mencarinya dipasar apalagi tukang loak, tapi datang dan pesanlah langsung dari pandai besinya. Begitupun dengan cinta dan teman dalam hidupmu. Jika engkau ingin mendapatkan cinta sejatimu kelak, maka minta dan pesanlah pada Yang Mencipta"

Untuk masa depan anak lelaki Ayah berpesan:
”Jadilah lebih kuat dan tegar daripadaku, pilihlah ibu untuk anak-anakmu kelak wanita yang lebih baik dari ibumu, berikan yang lebih baik untuk menantu dan cucu-cucuku, daripada apa yang  telah kuberi padamu”

Dan untuk masa depan anak gadis ayah berpesan :
" Jangan cengeng meski engkau seorang wanita, jadilah selalu bidadari kecilku dan bidadari terbaik untuk ayah anak-anakmu kelak! laki-laki yang lebih bisa melindungimu melebihi perlindungan Ayah, tapi jangan pernah engkau gantikan posisi Ayah di hatimu"

Ayah bersikeras,bahwa anak-anakmu kelak harus bersikap lebih baik daripada engkau dulu
Ayah bisa membuatmu percaya diri karena ayah percaya padamu
Ayah tidak mencoba menjadi yang terbaik, tapi ayah hanya mencoba melakukan yang terbaik
Dan terpenting adalah ayah tidak pernah menghalangimu untuk mencintai Allah
Bahkan ayah akan membentangkan seribu jalan agar engkau dapat menggapai cintaNya,
Karena ayahpun mencintaimu karena cintaNya.

Teruntuk Bagi Ayahku Yang Juga Adalah Oppungmu
Jazakallah bil jannah untuk setiap peluh yang kau teteskan, untuk setiap kerut dahimu yang tak sempat kuhitung, untuk setiap jaga sepanjang malam ketika aku sakit dan ketika kau merindukanku, untuk dadar telur  paling lezat sedunia, untuk tempat duduk terbaik di bahumu yang begitu kekar ketika aku ingin melihat pawai, untuk tetes "air mata laki-laki "yang begitu mahal ketika kau khawatirkan aku, untuk kepercayaanmu padaku, meski seringkali kukhianati. Tak akan pernah bisa terbalas segalanya, kecuali dengan “jazakallah bil jannah”, “ semoga Allah mengganti semuanya dengan syurga, semoga bisa kubayar dengan syurga yang Allah beri,
semoga”